Respons Kominfo Atas Gugatan Soal Blokir Internet Papua

Respons Kominfo Atas Gugatan Soal Blokir Internet Papua

Respons Kominfo Atas Gugatan Soal Blokir Internet Papua

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan pihaknya

akan mengikuti prosedur hukum untuk merespons gugatan dari South East Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) Indonesia dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Sebelumnya, SAFEnet dan AJI melaporkan Kemenkominfo ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta terkait kebijakan pemblokiran internet pada Agustus 2019 lalu.

“Kami akan mengikuti prosedur hukum. Kami itu ada biro hukum dan ada bagian yang melakukan kajian tanggapan terkait gugatan itu dan ikuti proses persidangan,” kata Plt. Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (21/11).

Pria yang akrab dipanggil Nando ini juga menjelaskan Kemenkominfo

akan menjawab gugatan tersebut saat proses pengkajian telah selesai.

Lihat juga:Jokowi Digugat ke PTUN Gara-gara Blokir Internet Papua

“Seperti biasa kita akan menyiapkan proses-proses mengkaji dan pada waktunya akan menjawab dalam sidang -sidang. Secara prosedur kita sudah siapkan itu,” kata Nando.

SAFEnet bersama AJI menggugat Presiden Joko Widodo dan Kemenkominfo

atas pemadaman internet ke PTUN Jakarta.

Ketua Divisi Akses Atas Informasi Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) Unggul Sagena mengatakan pemerintah berdalih pembatasan internet untuk mengantisipasi penyebaran hoaks di tengah protes warga yang memanas di Papua dan Papua Barat.

 

Baca Juga :