Melihat Karya Siswa SMK di Pameran Produk Inovasi

Melihat Karya Siswa SMK di Pameran Produk Inovasi

Melihat Karya Siswa SMK di Pameran Produk Inovasi

Kemendikbud — Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat nasional tahun 2017

memiliki beberapa kegiatan pendukung, antara lain seminar nasional, seminar internasional, dan pameran produk inovasi. Di Pameran Produk Inovasi LKS SMK 2017, terdapat puluhan stan SMK dari berbagai daerah. Mereka memamerkan hasil karya sesuai bidang keahlian atau kejuruan masing-masing.

SMK Negeri 2 Katingan Hilir, Kalimantan Tengah, memamerkan kerajinan tangan yang terbuat dari rotan. Kerajinan tangan yang dibawa ke pameran ini adalah hasil karya siswa jurusan Teknik Furnitur. Di SMKN 2 Katingan Hilir, siswa jurusan Teknik Furnitur tidak hanya diajarkan membuat mebel seperti kursi, meja, atau lemari, melainkan juga memproduksi kerajinan tangan dari rotan, seperti topi, tas, dompet, dan lawu (ikat kepala khas Kalteng).

Novita, salah satu siswa yang bertugas menjaga stan SMKN 2 Katingan Hilir,

mengatakan, Kalteng merupakan provinsi penghasil rotan. “Bahkan, Kabupaten Katingan Hilir merupakan daerah penghasil rotan terbesar di Kalteng,” ujarnya di lokasi Pameran Produk Inovasi SMK, di Stadion Manahan Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (18/5/2017).

Membuat produk dengan memanfaatkan hasil alam juga dilakukan SMKN 2 Pinrang, Sulawesi Selatan. Di stan SMKN 2 Pinrang, pengunjung dapat mencoba atau membeli bandeng cabut duri, bakso bandeng, kue karasa, dan bolu cukke. Makanan tersebut diproduksi oleh siswa SMKN 2 Pinrang jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP).

Mustari Amir, Guru Fisika yang merangkap sebagai Kepala Laboratorium TPHP SMKN 2 Pinrang

mengatakan, Provinsi Sulawesi Selatan merupakan daerah penghasil ikan bandeng. “Rasa bandeng Sulsel berbeda dengan provinsi lain. Lumpurnya masih alami, jadi rasanya beda,” tuturnya. Selain mendidik siswanya dalam memproduksi makanan, Mustari juga mengajarkan mereka manajemen wirausaha. Diharapkan setelah lulus, anak didiknya sudah memiliki bekal untuk membuka usaha sendiri.

Stan SMK lain yang memeriahkan Pameran Produk Inovasi juga tak kalah menarik. Ada SMKN 3 Pekalongan, Jawa Barat, yang memamerkan karya mereka berupa baju dan kain batik. Ada juga SMKN 10 Medan yang memajang gaun-gaun hasil desain siswa jurusan Tata Busana. Lalu selain SMA negeri, SMK swasta juga berpartisipasi dalam pameran ini. SMK Theresiana dari Semarang, membawa minuman herbal yang mereka produksi. Produk minuman herbal itu merupakan karya bersama siswa jurusan Analis Kesehatan, Farmasi, dan Farmasi Industri.

Rini, seorang pengunjung dari SMKN 2 Pandeglang, Banten, mengaku tertarik dengan pameran produk karya siswa SMK itu. “Sangat inovatif,” katanya. Ia pun membeli minuman herbal dari stan SMK Theresiana Semarang. Rini memuji produk inovatif yang dihadirkan dalam pameran. “Sudah layak jual,” katanya yang juga guru SMK jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian.

Pengunjung lain dari kalangan siswa juga merasa terhibur dan teredukasi dengan adanya Pameran Produk Inovasi SMK. “Bagus-bagus,” tutur Bethari Saraswati, siswa SMKN 4 Surakarta. Ia datang bersama teman-temannya untuk melihat pameran dan lomba-lomba di LKS SMK 2017 di Stadion Manahan. (Desliana Maulipaksi)

 

Sumber :

https://merkterbaik.com/