Dikpora Maluku Gelar Sosialisasi Program Berbagai Tunjangan Guru

Dikpora Maluku Gelar Sosialisasi Program Berbagai Tunjangan Guru

Dikpora Maluku Gelar Sosialisasi Program Berbagai Tunjangan Guru

Pemerintah melalui Kemendikbud memiliki tugas, fungsi dan kewajiban

meningkatkan kualitas SDM melalui pemberdayaan, pendidikan, baik formal maupun non formal.

Undang-Undang Nomor 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) menyebutkan, pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban yang bermartabat.

Penegasan ini disampaikan Kadis Dikpora Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, M.Si ketika membuka Sosialisasi Program Tunjangan Profesi, Tunjangan Fungsional Guru bukan PNS, Tunjangan Kusus, serta Bantuan Peningkatan Kualifikasi Akademik tahap kedua, berlangsung dihotel Imperial Inn Senin (1/9/2014).

Dikemukakan, dalam perspektif yang lebih luas dimensi pembangunan

pendidikan itu meliputi ekonomi, sosial, budaya dan politik yang didalamnya melahirkan SDM yang berkualitas, professional, menguasai teknologi, memiliki kemampuan daya saing, dapat menghantarkan bangsa, memiliki keunggulan, dalam persaingan global, mampu melahirkan individu visi dan idealisme.

Karenanya gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji, penghasilan lain berupa tunjangan profesi, tunjangan fugsional, tunjangan kusus, dan maslahat tambahan terkait dengan tugasnya sebagai guru ditetapkan dengan prinsip penghargaan atas dasar prestasi.

Selain itu guru merupakan tulang punggung pelaksanaan pendidikan

, karena dipundak gurulah proses pendidikan dipercayakan bagi anak didik, mulai dari usia dini hingga jejang menengah atas.

Untuk itu tanpa guru pendidikan mencerdaskan kehidupan bangsa tidak mungkin dapat terlaksana.

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 19, dimana pelaksanaan tugas guru diberikan tunjangan profesi 1 kali gaji pokok setiap bulannya, itu diberikan bagi guru TK, SD, SMP, SMA dan SMK.

Selain itu tunjangan fungsional guru bukan PNS 300 ribu perbulan, tunjangan kusus 1 juta 350 ribu perbulan, hanya bagi guru SD.

Peningkatan subsidi kualifikasi guru ke S1, dari 2 juta pertahun menjadi 3 juta 500 ribu rupiah pertahun, melalui dana APBN.

Pelaksanaan sosialisasi tunjangan ini guna mengetahui proses penyaluran dana penerbitan SK tunjangan melalui sistim aplikasi pendataan, dapodik, sehingga terlaksana dengan baik dan lancar, sesuai petunjuk Direktorat Pendidikan dan Tenaga Kependidikan.

Sementara itu ketua panitia Dahlan Soulissa S.Sos. M.Si melaporkan, sosialisasi ini bertujuan untuk mengetahaui cara penggunaan aplikasi berbasis Online untuk pengusulan calon penerima tunjangan, serta mengevaluasi pelaksanaan pemberian tunjangan profesi guru.
Jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi ini 22 orang berasal dari 11 kabupaten/kota se-Maluku, dengan biaya dibebankan pada DIPA, penyediaan dan peningkatan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan.(TM04)

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/cara-tayamum/